Mengalah itu jauh lebih mudah

Mengalah itu jauh lebih menentramkan

Mengalah yang baik adalah mengalah demi kemaslahatan orang banyak

Semua menang, walaupun mungkin hanya kita yang kalah

Mengalah, jauh lebih mudah

 

Inspired from one of  Coldplay’s song lyrics : Lost

“Just because i’m losing

 doesn’t mean i’m lost

 doesn’t mean i’ll stop

 doesn’t mean i will cross

 Just because i’m hurting

 doesn’t mean i’m hurt

 doesn’t mean i didn’t get what i deserved

 no better or no worse”

 

Kadangkala kita memang harus untuk mempertahankan pendapat kita akan sesuatu, tapi kadangkala kita juga tidak dapat mengukur kadar kebenaran pendapat kita tersebut. Sungguh ironis rasanya, jika kita begitu ngotot akan pendapat kita dan ternyata dipatahkan secara mentah-mentah oleh orang lain karena pendapat kita salah. Namun kadangkala kita tidak mampu mempertahankan pendapat kita walaupun pendapat kita itu benar adanya. Hal tersebut berlaku dalam konteks permasalahan yang diperdebatkan. Namun jika dalam mencari solusi atas suatu masalah kita memutuskan untuk mendiskusikannya secara terbuka kepada semua pihak, kiranya win-win solution dapat dicapai atas permasalahan tersebut.

Itu pasti tidak mudah.

Ya, itu tentu saja tidak mudah. Jika tidak ada niat dan kemauan pihak-pihak yang berkepentingan dalam permasalahan tersebut untuk menyelesaikan masalah dengan jalan berdiskusi, saling bertukar pikiran, menghargai pendapat satu sama lain.

Berdiskusi dan berdebat adalah beberapa cara yang bisa digunakan dalam penyelesaian masalah, namun dalam berdiskusi akan meminimalisir perasaan negatif dari pihak-pihak yang kalah, dan menimbulkan kerelaan, sama halnya dengan bermusyawarah. Jadi, mengalah adalah jalan yang tidak berat bagi pihak-pihak yang berdiskusi, lain halnya dengan berdebat, tentunya akan menghasilkan dua kubu yaitu : menang dan kalah.

Silahkan anda memilih

 

Wallahualambissawab

Bismillah

 

Menyusun query untuk berbagai tujuan dalam pembangunan maupun pengolahan database (saya menggunakan Oracle 10g) terasa sangat sulit bagi saya sebagai seorang pemula. Setelah 2 bulan mengenal lebih dekat seperti apa database, saya tetap merasa bahwa saya belum juga mengerti bagaimana sebenarnya database itu. Karena selama 2 bulan itu saya masih sibuk berkutat dengan mempelajari queries yang saya dapat dari sesama rekan se-profesi. Rasanya agak sulit, tapi menyenangkan, karena saya merasa seperti menyusun kepingan-kepingan puzzle (ribuan, ratusan ribu, bahkan jutaan komponen).

Tables, views, serta columns yang jumlahnya luar biasa banyak. Subhanallah. Ini sebuah tantangan, mudah-mudahan saya bisa memahami dan mampu mengaplikasikan pengetahuan saya kelak di lingkup pekerjaan saya. Sejauh ini, saya baru membuat sedikit kesimpulan langkah-langkah mempelajari  database , yaitu:

  1. Memahami struktur database.
  2. Menguasai SQL.
  3. Mengerti proses bisnis dari database yang anda olah/buat.

Sementara ini referensi utama saya adalah queries yang pernah dibuat rekan-rekan se-profesi saya. Saya sudah mencari-cari buku yang membahas secara detail tentang PL/SQL Oracle 10g, namun belum dapat juga sampai sekarang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat saya banyak mendapat pencerahan, karena pekerjaan saya benar-benar menuntut penguasaan saya terhadap database. Amiiin.

Saya mengawali blog ini dengan menyebut nama Allah, mudah-mudahan blog ini menjadi salah satu media pembelajaran saya guna menjadi insan yang lebih baik dan lebih baik lagi. Amiin.